by dawud al fauzi
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Marhaban ya Ramadhan
Anti-aliasing dalam pengolahan sinyal digital adalah teknik mengurangi artifak distorsi dalam merepresentasikan citra resolusi tinggi pada resolusi yang lebih rendah. Artifak distorsi disebut aliasing. Anti-aliasing digunakan dalam fotografi digital, grafik komputer, audio digital, dan bidang lainnya.
Anti-aliasing berarti menghilangkan komponen sinyal yang memiliki frekuensi lebih tinggi dari yang dapat diterima oleh alat perekam (sampling). Jika perekaman dilakukan tanpa menghilangkan bagian sinyal ini, maka dapat menyebabkan tampilan citra yang tidak diinginkan (noise).
Sebelum membahas Anti-Aliasing, ada yang sudah tahu arti dari aliasing? Ya, aliasing adalah garis tidak halus yang terjadi akibat gambar beresolusi rendah, menghasilkan pixel yang kurang rapat dan menyebabkan adanya garis yang kurang halus. Nah, jadi anti-aliasing adalah anti agar tidak terjadi aliasing. Ada 2 jenis anti-aliasing yang digunakan dalam game yaitu:
Spatial Anti-aliasing: Anti-aliasing ini menggunakan metode me-render gambar atau grafis di resolusi yang paling tinggi lalu dikonversi ke resolusi yang kamu pakai. Inilah yang akan menyebabkan gambar/frame yang ditampilkan pada game berupa gambar/frame yang ada di resolusi lebih tinggi dari resolusi yang kamu pakai. Anti-aliasing hanya berpengaruh pada garis di sekeliling objek. Biasanya memiliki pilihan pengaturan seperti MSAA (Multisample Anti-Aliasing) dan SSAA (Super Sample Anti-Aliasing, dikenal juga sebagai FSAA atau Full Screen Anti-Aliasing).
Post-Processing Anti-aliasing: Anti-aliasing ini menggunakan metode menghaluskan tepi gambar setelah gambar di-render atau diproses. Yang dihaluskan adalah semua pixel yang ada di dalam game, termasuk shaders, dan miliki beberapa pengaturan seperti Nvidia s FXAA (Fast Approximate Anti-Aliasing), TXAA (Temporal Anti-Aliasing), SMAA, dan AMD s MLAA (Morphological Anti-Aliasing).
Kebanyakan game tidak memiliki pengaturan untuk memilih tipe anti-aliasing mana yang akan dipakai. Jadi, untuk mengubahnya kamu bisa mengandalkan driver VGA milikmu untuk mengatur tipe anti-aliasing yang ingin kamu pakai.

Contoh grafik yang menggunakan Anti Aliasing dan Non AA
Anti-Aliasing ini kerjanya hanya menambahkan sampel yang percis dengan grafis yang terkena jaggies lalu ditambahkan semacam manipulasi warna atau teknik manipulasi gambar pada celah celah di jaggies agar terlihat mulus atau Smooth. Jika Celah celah itu tertutupi maka objek akan terlihat lebih mulus, walaupun sebenarnya kalau di zoom kembali masih terdapat celah yang kecil kecil. tapi teknik ini sangat akurat agar pengguna dapat melihatnya lebih smooth. Maka dari itu Jika kamu bermain game pada pixel yang sedikit misalkan resolusi 1280×720 yang berarti hanya terdapat 720 pixel pada satu scene, maka pixel yang membentuk objek otomatis besar besar untuk menempati semua lebar layar mu. karena besar besar akhirnya “jaggies” ini terlihat.